Selasa, 27 September 2016

Jendela Kemilau

Bilang Kau setia
Bilang Kau bahagia
Bilang Kau ingin miliki
tapi lagi tentang dirimu
aku risau dalam kalbu
gemetar dan lara hatiku
mendengar ucapmu
ternyata
kau tak mengerti imanku
bilang saja
ku salah tentangmu
bilang saja aku keliru
tapi diriku
jauh kumengerti tentangku
aku lupa
kau yang lupa
kita sama
kau yang anggap berbeda
iman itu
bukan mainan hasrat
tapi cinta yang kau lampiaskan
untuk sebuah hubungan
yang tak pasti ujungnya
menurutku itu hal yang tak wajar

ku tau itu
salah dimatamu
kuharap
kau paham dan mengerti rasaku
aku manusia biasa
juga lahiriah dengan cinta
tapi kan kuolah
hingga aku kira
semua tepat pada waktunya

sahabat
adalah jalan kita tetap bersama
jalan lebih baik dalam agama
sebelum siap memiliki selamanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar