Selasa, 27 September 2016

Jendela Kemilau

Bilang Kau setia
Bilang Kau bahagia
Bilang Kau ingin miliki
tapi lagi tentang dirimu
aku risau dalam kalbu
gemetar dan lara hatiku
mendengar ucapmu
ternyata
kau tak mengerti imanku
bilang saja
ku salah tentangmu
bilang saja aku keliru
tapi diriku
jauh kumengerti tentangku
aku lupa
kau yang lupa
kita sama
kau yang anggap berbeda
iman itu
bukan mainan hasrat
tapi cinta yang kau lampiaskan
untuk sebuah hubungan
yang tak pasti ujungnya
menurutku itu hal yang tak wajar

ku tau itu
salah dimatamu
kuharap
kau paham dan mengerti rasaku
aku manusia biasa
juga lahiriah dengan cinta
tapi kan kuolah
hingga aku kira
semua tepat pada waktunya

sahabat
adalah jalan kita tetap bersama
jalan lebih baik dalam agama
sebelum siap memiliki selamanya

Jumat, 23 September 2016

Tentang Waktu

serpihan angin....
bertiup dipagi hari

aroma sunyi....
turut meliputi takdir ilahi

hawa dingin....
ikut mewarnai semesta ini

bila waktu
terus berjalan tiada henti

aku takut tertebas
saat ku diam
dan tak berkeinginan untuk lari

karena itu
harus kupacu
kuda kehidupan ini
agar....
waktu tak mendapatiku
dikala aku sedang letih

tapi...
bila dunia
tak dapat kucapai 
esok, lusa atau hari ini
dengan genggaman
jari jemari mungil ini
aku harap
esok....
dikala detak jantungku
tiada terdengar lagi
disana....
angin tak membawaku
menjauh dari syurga ilahi

dan semoga
takdir itu
bila tak kucapai
ada pengganti
untuk menjadi yang  terbaik
dan lebih baik
untuk negeri ini

genggam.....kan kugenggam dunia
gapai......kan kugapai akhir abadi
tempat berteduh
tiada masalah lagi
bahagia
jauh disana
adalah hal yang lebih pasti